Perkuat Sinergi dengan Ulama, Babinsa Koramil Plupuh Hadiri Tabligh Akbar Bersama 300 Jemaah di Ponpes Shofwan Abdul Latif

Sragen, enews – Sebagai wujud sinergitas dan pembinaan teritorial di wilayah binaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 20/Plupuh, Serka Mukmin, mewakili Danramil 20/Plupuh menghadiri kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Pondok Pesantren Al Quran Shofwan Abdul Latif, Dukuh Jatirogo RT 06, Desa Manyarejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Senin (12/10/2026).

​Kegiatan keagamaan yang mengusung tema “Menguatkan Akidah dengan Belajar di Pesantren” ini diikuti oleh sekitar 300 jemaah, para ulama, pengasuh pesantren, serta pejabat pemerintah daerah setempat. Kehadiran jajaran TNI dalam acara ini menjadi bukti nyata komitmen aparat kewilayahan untuk terus mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat.

​Menguatkan Akidah dan Ukhuwah Islamiyah

​Tabligh Akbar tersebut menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Dr. Tafsir, M.Ag., sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, KH Dr. Tafsir menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memaksimalkan peran pesantren dalam mencetak generasi muda Muslim yang berkualitas.

​Ia juga menyoroti perlunya penyesuaian kurikulum pendidikan agama agar relevan dengan tantangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada fondasi akidah yang kokoh.

​Sementara itu, Sekda Kabupaten Sragen, Dr. Hargiyanto, yang hadir mewakili Bupati Sragen menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap momentum Tabligh Akbar dapat mendatangkan keberkahan serta memperluas pemahaman keagamaan bagi seluruh warga masyarakat.

​Sinergi TNI dan Tokoh Agama Jaga Kondusifitas Wilayah

​Secara terpisah, Serka Mukmin menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Komunikasi Sosial (Komsos) aparat teritorial untuk menjalin silaturahmi yang harmonis dengan seluruh komponen masyarakat.

​”Kehadiran kami merupakan wujud dukungan Koramil 20/Plupuh terhadap upaya peningkatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui komunikasi yang baik antara TNI, ulama, dan warga, kita dapat terus menjaga kondusifitas serta kerukunan di wilayah Plupuh,” ungkap Serka Mukmin.

​Dengan terjalinnya hubungan yang erat antara aparat kewilayahan dan para tokoh agama, diharapkan iklim toleransi, persaudaraan, serta keamanan masyarakat di Kabupaten Sragen dapat terus terjaga secara berkelanjutan. (Agus)