Desa Kali Mati Sidoarjo Resmi Luncurkan “UMKM Kali Mati Bersinar”, Siap Jadi Pilot Project Kabupaten

Sidoarjo, enews — Rangkaian kegiatan Gebyar UMKM Kali Mati Bersinar di Dusun Centong, Desa Kali Mati, RT 01/RW 01, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup pada Minggu (1/11/2026). Perhelatan yang berlangsung sukses selama tiga hari berturut-turut sejak Jumat (30/10/2026) ini ditandai dengan peresmian wadah ekonomi warga serta penutupan yang meriah.

​Kepala Desa Kali Mati, Kisno Mulyo, S.Sos. — yang akrab disapa Lurah Gober — mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh agenda acara yang disambut antusias oleh warga.

​”Alhamdulillah, Gebyar UMKM Kali Mati ini berjalan tiga hari berturut-turut. Hari pertama, Jumat (30/10), kami awali dengan pelatihan pemasaran produk unggulan. Hari kedua diisi berbagai agenda seni dan budaya, dan hari ini, hari ketiga sekaligus penutupan, kami memamerkan beragam hasil karya warga sekaligus menggelar jalan sehat,” ujar Lurah Gober, Minggu (1/11/2026).

​Ia menambahkan, ribuan hadiah menarik disiapkan oleh panitia dan warga Desa Kali Mati, khususnya lingkungan RT 01, untuk memeriahkan jalan sehat yang ditutup menjelang siang hari pukul 11.00 WIB.

​Desa Percontohan UMKM Sidoarjo

​Dalam kesempatan tersebut, Lurah Gober menyampaikan ambisi besar bagi desanya. Desa Kali Mati kini telah ditetapkan sebagai desa percontohan atau pilot project pengembangan UMKM untuk seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo.

​”Kebetulan pula rezeki saya ditempatkan di Kali Mati, sehingga saya bertekad menjadikan desa ini sebagai awal pembinaan UMKM di tingkat kabupaten. Semoga langkah awal ini membawa dampak positif, dan ke depan kita bisa tumbuh menjadi lebih baik, lebih besar, dan lebih maju lagi,” tegasnya.

​Rangkaian Acara dan Produk Unik Penggorengan Pasir

​Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Sulaeman, memaparkan rincian kegiatan yang berhasil menyedot partisipasi luas dari masyarakat.

  • ​Hari Pertama (30 Oktober): Pelatihan pemasaran produk unggulan yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, diikuti oleh 50 pelaku UMKM.
  • ​Hari Kedua (31 Oktober): Pameran produk unggulan warga, pentas seni, serta berbagai perlombaan meriah.
  • ​Bazar Tiga Hari: Diikuti oleh 13 stan produk warga yang memamerkan berbagai hasil karya lokal.

​Berbagai perlombaan tercatat sukses menarik minat peserta dari berbagai kalangan, mulai dari:

  • ​Lomba mewarnai tingkat TK (50 peserta)
  • ​Lomba mewarnai tingkat SD (62 peserta)
  • ​Lomba tari tradisional tingkat SD (7 grup / 35 peserta)
  • ​Lomba membuat sambal ulek (8 grup / 24 peserta)
  • ​Pentas seni budaya (9 grup)

​Puncak acara ditandai secara resmi dengan peluncuran perkumpulan UMKM Kali Mati Bersinar yang kini memiliki 62 anggota aktif. Dalam momen tersebut, Kades juga memperkenalkan produk unggulan khas warga setempat, yakni krecek dan kerupuk dengan metode penggorengan menggunakan pasir.

​Rangkaian acara ditutup dengan tradisi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur bersama. Warga berharap peluncuran UMKM Kali Mati Bersinar ini dapat terus berkembang, mendongkrak perekonomian lokal, serta menjadi inspirasi nyata bagi kemajuan desa-desa lainnya di Sidoarjo. (Yuda)