Wonogiri, enews — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV TA 2026 di Dusun Mangli, Desa Giriwarno, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, resmi dimulai. Pembukaan kegiatan ditandai secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, dalam upacara pembukaan di Lapangan Desa Giriwarno, Selasa (13/10/2026).
Upacara pembukaan ini turut dihadiri oleh Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, jajaran Forkopimda, serta perwakilan dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Solusi Komprehensif Membangun Desa hingga Pelosok
Dalam amanatnya, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan bahwa program TMMD terbukti efektif dan memberi kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari segi pembangunan fisik maupun nonfisik.
Pembangunan fisik difokuskan pada pembenahan infrastruktur, sementara sasaran nonfisik mencakup penguatan karakter kebangsaan, wawasan hukum lalu lintas, edukasi bahaya narkoba, hingga pembekalan kewirausahaan guna menekan angka kemiskinan.
“Kemanunggalan unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan rakyat secara strategis mampu membangun desa secara komprehensif. Inilah wujud nyata melestarikan gotong royong sebagai warisan luhur bangsa yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Setyo Sukarno.
Ia menambahkan, keterpaduan program TMMD dapat menjangkau wilayah pelosok sehingga mempercepat terwujudnya Kabupaten Wonogiri yang lebih berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Imbauan Waspada Karhutla dan Mitigasi Bencana
Di tengah kondisi musim kemarau, Bupati Wonogiri juga memberikan perhatian khusus pada kerawanan bencana lingkungan. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Warga diminta untuk:
- Mencegah Pemicu Kebakaran: Tidak melakukan aktivitas pembakaran sembarangan di pemukiman, lahan pertanian, maupun areal hutan.
- Meningkatkan Kepedulian Lingkungan: Menggiatkan sistem keamanan lingkungan (kamtibmas).
- Tanggap Darurat: Segera berkoordinasi dan melapor kepada aparat berwenang apabila menemukan kondisi darurat agar upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cepat.
Bakti Sosial dan Sinergi Literasi
Usai upacara pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial di lokasi TMMD. Rombongan Bupati dan Forkopimda melakukan penanaman bibit pohon sebagai simbol kepedulian lingkungan, meninjau fasilitas perpustakaan keliling untuk mendukung gerakan literasi anak, serta meninjau layanan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat.
Melalui sinergi lintas sektor ini, TMMD Sengkuyung Tahap IV diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik yang tangguh, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Giriwarno. (Agus)