Mendorong Ekonomi Desa, Pembangunan KDKMP di Sambon Boyolali Resmi Dimulai

Boyolali, enews – Upaya memperkuat perekonomian berbasis perdesaan terus digalakkan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Rabu (21/10/2026).

​Acara peletakan batu pertama tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, S.H., bersama Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin, serta disaksikan oleh jajaran pejabat daerah dan masyarakat setempat.

​Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi sinergi erat antara pemerintah daerah dan TNI, khususnya Kodim 0724/Boyolali, yang dinilai berperan aktif dalam mendukung serta mengawal keberhasilan program KDKMP di wilayahnya.

​“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan KDKMP. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0724/Boyolali yang telah mendukung dan membantu menyukseskan pembangunan KDKMP di seluruh wilayah Boyolali,” ujar Agus dalam sambutannya.

​Dekatkan Pelayanan dan Program Subsidi

​Agus menegaskan, KDKMP merupakan program strategis pemerintah yang dirancang untuk mendekatkan pusat pelayanan ekonomi serta distribusi kebutuhan dasar kepada masyarakat.

​Selain menjadi penggerak ekonomi warga, koperasi ini difungsikan untuk memastikan penyaluran bantuan bersubsidi dari pemerintah tepat sasaran dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

​“Semoga dengan adanya KDKMP ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pembangunan KDKMP secara resmi dimulai,” tuturnya.

​Harapan Penyerapan UMKM dan Lapangan Kerja

​Dimulainya pembangunan fasilitas ekonomi perdesaan ini disambut antusias oleh warga Desa Sambon. Agus Satoto, salah seorang warga setempat, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten Boyolali, dan Kodim 0724/Boyolali atas realisasi pembangunan KDKMP di desanya.

​Ia berharap proses konstruksi berjalan lancar dan selesai tepat waktu agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga.

​Menurutnya, kehadiran KDKMP tidak hanya memberikan kemudahan akses belanja kebutuhan pokok dengan harga bersaing, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja baru bagi warga sekitar. Koperasi ini juga diharapkan mampu menjadi wadah penampung dan pemasaran produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

​“Kehadiran koperasi ini diharapkan bisa menampung dan memasarkan hasil UMKM desa, sehingga produk warga Sambon semakin berkembang,” ungkap Agus Satoto.

​Sinergi antara pemda, TNI, dan masyarakat dalam proyek ini diharapkan dapat mewujudkan KDKMP Desa Sambon sebagai pusat kegiatan ekonomi yang produktif, mandiri, serta berkelanjutan demi menyejahterakan warga. (Agus)