Milad ke-114 Muhammadiyah, PRM Keputih Resmikan Empat Sarana Umat dan Amal Usaha Baru di Surabaya​

Surabaya, enews – Suasana semarak dan penuh keberkahan mewarnai peringatan Milad Muhammadiyah ke-114 tingkat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Keputih Cabang Sukolilo yang digelar pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Bertempat di Multifunction Hall, lantai 5 SD Muhammadiyah 26 Surabaya, perhelatan akbar ini dirangkai dengan peresmian empat fasilitas strategis persyarikatan serta penyelenggaraan Tabligh Akbar yang dihadiri ratusan jemaah.

​Ketua PCM Sukolilo, Muhammad Farid, S.T., M.T., memimpin langsung peresmian berbagai sarana dakwah, sosial, dan ekonomi yang menandai kemajuan progresif gerakan persyarikatan di wilayah tersebut.

​Peresmian Empat Amal Usaha dan Agenda Strategis

​Adapun empat amal usaha serta agenda pembangunan yang diresmikan meliputi:

Pertama, ​Multifunction Hall SD Muhammadiyah 26 Surabaya: Fasilitas serbaguna ini dibangun dalam kurun waktu sekitar satu tahun berkat kerja sama pendanaan dari Bank Jatim Syariah serta dukungan pembiayaan murni persyarikatan. Gedung representatif di lantai 5 ini difungsikan sebagai pusat kegiatan keolahragaan indoor, seni, edukasi, maupun acara besar persyarikatan.

Kedua, ​Rumah Dakwah Muhammadiyah As-Salman: Fasilitas yang menjadi basis pembinaan syiar Islam ini pembangunannya didukung oleh pinjaman utama dari Bank Jatim Syariah dan dikerjakan oleh kontraktor CV Abang Berlian.

Ketiga, ​Peletakan Batu Pertama Gedung 2 LKSA Muhammadiyah KH. A.R. Fachruddin: Sebagai wujud pelayanan sosial yang berkelanjutan, PCM Sukolilo memperluas fasilitas Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) guna mengoptimalkan pengasuhan anak-anak yatim dan dhuafa.

Keempat, ​Rumah Usaha Muhammadiyah & Peluncuran Batik Khas: Fasilitas khusus ini didirikan untuk menampung sentra ekonomi warga Muhammadiyah, mulai dari sektor katering hingga rintisan usaha produktif ranting. Pada momen yang sama, turut diluncurkan Batik Persyarikatan Khas Muhammadiyah Keputih.

​Dalam sambutannya, Muhammad Farid menyampaikan bahwa berdirinya berbagai fasilitas tersebut merupakan buah dari komitmen dan kebersamaan seluruh elemen warga Muhammadiyah di PRM Keputih Cabang Sukolilo agar dapat dioptimalkan sebesar-besarnya untuk kepentingan umat.

​Apresiasi Jajaran Pimpinan Persyarikatan

​Langkah progresif ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari para pimpinan tingkat daerah hingga wilayah yang hadir di panggung utama. Ketua PDM Kota Surabaya, Dr. H. M. Ridlwan, M.Pd., memuji akselerasi pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan PRM Keputih Cabang Sukolilo yang dinilai semakin modern. Senada dengan hal tersebut, Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. dr. H. Sukadiono, M.M., menegaskan bahwa kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di PRM Keputih Cabang Sukolilo menjadi cermin keberhasilan dakwah Islam berkemajuan.

​Tabligh Akbar dan Pesan Spiritual oleh Prof. Muhadjir Effendy

​Puncak acara diisi dengan ceramah inspiratif oleh tokoh nasional Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. Dalam pemaparannya, ia mengupas topik mengenai 8 Golongan Orang Mukmin yang Bertransaksi dengan Allah SWT untuk Memperoleh Surga, yang meliputi:

  1. ​Mujahid di Jalan Allah (Jihad): Memiliki kepedulian sosial global, termasuk menyuarakan kemanusiaan dan keadilan bagi saudara muslim di Palestina.
  2. ​Pelaku Taubat Nashuha: Meneladani ajaran Surah Al-Furqan tentang kesungguhan kembali ke jalan yang lurus.
  3. ​Pengabdi yang Beramal Nyata: Menghamba kepada Allah melalui aksi konkret pembangunan AUM seperti gedung multifunction hall, rumah dakwah, panti asuhan, dan rumah usaha.
  4. ​Hamba yang Pandai Bersyukur: Senantiasa mensyukuri dan memegang teguh amanah atas nikmat serta jabatan yang dikaruniakan Allah.
  5. ​Pengembara di Jalan Keberkahan: Menempuh perjalanan atau hijrah demi ilmu, dakwah, dan kemaslahatan.
  6. ​Penegak Sholat Tahajud: Menjaga keheningan malam dengan sujud dan tahajud untuk memperkuat benteng rohani.
  7. ​Penggerak Amar Ma’ruf Nahi Munkar: Aktif mengajak pada kebaikan dan berani membendung kemungkaran di masyarakat.
  8. ​Penjaga Hukum-Hukum Allah: Istiqamah dalam memelihara dan menerapkan syariat Allah dalam kehidupan sehari-hari.

​Rangkaian perhelatan khidmat ini ditutup dengan doa bersama demi kemajuan persyarikatan serta keberkahan atas seluruh sarana baru yang resmi diserahkan untuk umat. (Novi/Yuda)