Sragen, enews — Pembangunan Jembatan Perintis Merah Putih di Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, terus dikebut. Hingga Jumat (16/10/2026), progres pengerjaan fisik infrastruktur penghubung Kabupaten Sragen dengan Kecamatan Sidoharjo tersebut telah mencapai 47 persen.
Kehadiran jembatan ini menjadi tumpuan harapan bagi sedikitnya 186 kepala keluarga (KK) atau sekitar 835 jiwa yang selama ini menantikan akses konektivitas yang lebih memadai untuk menunjang mobilitas harian.
Infrastruktur ini berlokasi di Dukuh Tugu, Desa Tangkil, yang merajut konektivitas langsung dari Dukuh Tugu RT 02/RW 12 menuju Dukuh Joho RT 07, Desa Pandak, Kecamatan Sidoharjo.
Masuki Tahap Konstruksi Utama
Berdasarkan laporan perkembangan di lapangan, tahap persiapan yang mencakup pembersihan area serta pengerukan tanah telah rampung 100 persen. Saat ini, fokus pengerjaan beralih sepenuhnya pada penyelesaian struktur utama bangunan.
Pekerjaan fisik terkini meliputi pemasangan besi UNP serta penataan tiang penghubung pilon. Laju pembangunan mencatatkan penambahan progres sebesar 1 persen pada hari pelaporan, sehingga akumulasi capaian pengerjaan genap menyentuh angka 47 persen.
Untuk tahap berikutnya, tim konstruksi dijadwalkan bakal melakukan pemasangan seling bagian atas jembatan. Rangkaian tahapan ini krusial untuk memastikan kekuatan struktural bangunan sebelum nantinya dapat dilintasi.
Dorong Konektivitas dan Ekonomi Lokal
Pembangunan Jembatan Perintis Merah Putih ditargetkan dapat memangkas sekat antar-wilayah, khususnya interaksi masyarakat antar-dukuh dan antar-kecamatan.
Selain memperlancar mobilitas rutin warga, keberadaan jembatan ini diproyeksikan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal serta memperlancar aktivitas sosial masyarakat di kedua kawasan.
Warga berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti hingga selesai, sehingga manfaat jembatan dapat segera dirasakan secara optimal. (Agus)