Surabaya, enews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memacu peningkatan keandalan prasarana perkeretaapian di sejumlah wilayah operasionalnya sejak awal Oktober 2026. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Seluruh rangkaian pekerjaan prasarana ini ditargetkan rampung pada awal Desember 2026, tepat sebelum lonjakan mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun dimulai.
Cakupan Perbaikan dan Penambahan Jalur
Peningkatan prasarana yang dilakukan KAI Daop 8 Surabaya meliputi berbagai aspek vital teknis jalur perkeretaapian, antara lain:
- Penggantian rel, bantalan, dan wesel.
- Perbaikan geometri jalur serta perbaikan jalan perlintasan.
- Penguatan tubuh baan dan perbaikan konstruksi jembatan.
- Peningkatan dan optimalisasi sistem drainase di sekitar jalur.
Selain perbaikan rutin, perbaikan dan pengembangan infrastruktur juga menyasar kawasan strategis seperti penambahan jalur di emplasemen Stasiun Surabaya Pasarturi, pembenahan emplasemen Kalimas dan Sidotopo, serta perbaikan prasarana pada lintas Malang–Blitar dan lintas Waru–Sidoarjo.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur ini merupakan langkah antisipatif demi memberikan layanan yang optimal saat lonjakan penumpang terjadi.
“Keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami. Melalui peningkatan prasarana secara berkelanjutan, kami berupaya memastikan kondisi jalur dan komponen pendukungnya tetap andal sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman, khususnya menjelang Angkutan Natal dan Tahun Baru,” tegas Mahendro.
Penerapan Pembatasan Kecepatan di 16 Titik
Demi menjamin keselamatan pekerja dan perjalanan KA selama pengerjaan berlangsung, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan pembatasan kecepatan (taspat) di 16 titik wilayah operasional.
Adanya pembatasan kecepatan ini berpotensi sedikit memengaruhi waktu tempuh perjalanan kereta api dan dapat berdampak pada keterlambatan jadwal tiba di stasiun tujuan. Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan.
“Kami memahami bahwa ketepatan waktu merupakan salah satu aspek penting bagi pelanggan. Oleh karena itu, pengerjaan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan mengoptimalkan kelancaran operasional. Kami memohon maaf atas potensi keterlambatan dan ketidaknyamanan yang mungkin dialami pelanggan selama pekerjaan berlangsung,” tutur Mahendro.
Imbauan bagi Calon Penumpang
Guna mengantisipasi dampak keterlambatan perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau para calon pelanggan untuk:
- Merencanakan perjalanan dengan cermat dan memperhitungkan potensi penyesuaian waktu tempuh.
- Memantau update informasi jadwal dan posisi perjalanan kereta api secara berkala melalui kanal resmi KAI (seperti aplikasi Access by KAI).
- Mematuhi petunjuk dan arahan petugas di stasiun maupun di atas kereta api demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Melalui akselerasi perbaikan yang ditargetkan selesai awal Desember mendatang, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen penuh untuk menghadirkan sarana dan prasarana transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat di musim liburan akhir tahun.