Satgas TMMD Sengkuyung Boyolali Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Boyolali, wartapoint — Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali dan Polres Boyolali menggelar kegiatan penyuluhan nonfisik di SMA Negeri 1 Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Kamis (22/10/2026).

​Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta membekali para pelajar terkait dampak buruk pernikahan usia dini dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

​Mencegah Pernikahan Dini demi Masa Depan Pelajar

​Dalam sesi penyuluhan mengenai pencegahan pernikahan dini, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Simo, Slamet Arifin, M.Ag., menegaskan bahwa batas usia minimal perkawinan bagi pria maupun wanita adalah 19 tahun, sesuai dengan regulasi perundang-undangan yang berlaku.

​Ia menjelaskan bahwa pernikahan di usia terlalu muda berisiko membawa dampak negatif yang luas, mulai dari terputusnya akses pendidikan, gangguan kesehatan fisik dan mental, hingga minimnya kesiapan dalam membangun keharmonisan rumah tangga.

​“Para siswa hendaknya fokus memperkuat nilai-nilai spiritual, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta terus mengasah potensi diri. Jadikan orang tua dan guru sebagai mitra diskusi utama dalam merencanakan masa depan,” ujar Slamet di hadapan para siswa.

​Benteng Diri dari Ancaman Narkoba

​Pada sesi berikutnya, Iptu Abdul Rohim, S.H., dari Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Boyolali, memberikan edukasi mengenai ancaman nyata penyalahgunaan zat adiktif dan narkotika di kalangan remaja.

​Ia memaparkan bahwa narkoba tidak hanya merusak organ tubuh dan mental, tetapi juga menghancurkan cita-cita, meretas hubungan keluarga, hingga berujung pada sanksi pidana.

​Iptu Abdul Rohim secara khusus mengimbau para siswa untuk mewaspadai berbagai modus baru peredaran gelap narkoba, termasuk maraknya tembakau sintetis yang menyasar usia produktif. Ia berpesan agar pelajar tidak sekali-kali mencoba atau tergiur dengan barang haram tersebut dalam bentuk apa pun.

​Sinergi Membangun Generasi Berkarakter

​Melalui penyelenggaraan sasaran nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 ini, Satgas TMMD berharap para pelajar SMAN 1 Simo dan remaja Boyolali pada umumnya memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga diri dari ancaman pergaulan bebas dan narkotika.

​Kolaborasi lintas sektor antara TNI, Kemenag, Polri, dan instansi pendidikan ini menjadi wujud komitmen nyata dalam mencetak generasi muda Boyolali yang sehat, cerdas, berkarakter mulia, serta siap menyongsong masa depan yang cerah. (Agus)