Sragen, enews – Kehadiran TNI di tengah masyarakat tak sekadar menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga ikut terjun langsung membangun kebersamaan dan membantu pembangunan wilayah pedesaan.
Semangat tersebut ditunjukkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Sambirejo, Serma Wiyadi, bersama dua anggota Koramil 20/Plupuh, Kodim 0725/Sragen, yang bahu-membahu bergotong royong bersama warga di Dukuh Bulakrejo RT 22, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Senin (19/10/2026).
Tanpa ada sekat antara aparat dan warga, kegiatan fisik pembangunan lingkungan desa tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya semangat kebersamaan dalam mendukung kemajuan wilayah.
Lebih dari Sekadar Bantuan Fisik
Keterlibatan para personel Koramil 20/Plupuh dalam aksi gotong royong ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian pekerjaan fisik di lapangan. Lebih dari itu, kehadiran TNI bertujuan untuk memantik dan memelihara budaya gotong royong yang menjadi tradisi luhur masyarakat.
Pembangunan desa yang berkelanjutan tidak semata-mata bertumpu pada program formal pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif, kepedulian, dan kesadaran warga untuk bekerja secara bersama-sama.
Melalui aksi bakti TNI ini, kerja bakti yang berat dapat diselesaikan dengan lebih ringan dan efisien berkat sinergi yang terjalin erat.
Memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Koramil 20/Plupuh dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Babinsa sebagai ujung tombak di wilayah binaan terus didorong untuk selalu hadir, membangun komunikasi yang harmonis, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.
Semangat gotong royong yang terjaga di Desa Sambirejo ini diharapkan menjadi modal sosial yang kokoh untuk mendukung pembangunan daerah di masa mendatang. Sebab, ketika TNI dan rakyat bergerak bersama, kemajuan desa dapat diwujudkan dengan lebih cepat dan berkesinambungan. (Agus)